Berita Detail
Masjid Jabal Nur Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama
Menghidupkan Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan
Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antarumat Islam. Di berbagai penjuru negeri, masyarakat berlomba-lomba dalam kebaikan, salah satunya dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Masjid Jabal Nur di Pondok Benda, Pamulang, menjadi salah satu tempat yang mewujudkan nilai-nilai kebaikan ini melalui kegiatan buka puasa bersama serta santunan bagi anak yatim dan janda tua. Acara ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga bentuk nyata dari kepedulian sosial dan kebersamaan di bulan penuh berkah ini.
Pamulang, 21 Maret 2025 – Masjid Jabal Nur yang terletak di Cluster Harmoni Villa Pamulang RT Blok CH 6 No 16 RT 03 RW 17, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, kembali menggelar acara sosial yang penuh berkah. Kegiatan buka puasa bersama yang diiringi dengan santunan kepada anak yatim dan janda tua menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap sesama, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan.
Kebersamaan dalam Keberkahan
Acara yang berlangsung pada Jumat, 21 Maret 2025 ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk anak yatim, dhuafa, para donatur serta tokoh agama dan pemerintah setempat. Kehadiran mereka semakin memperkuat ikatan sosial dan solidaritas antarwarga di sekitar Masjid Jabal Nur.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jabal Nur, Ir. H. Ali Akbar, yang juga menjabat sebagai Bendahara Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang Selatan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. "Dengan izin dan rezeki dari Allah SWT, kita dapat berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Semoga amal baik para donatur dan semua pihak yang terlibat memperoleh keberkahan dari Allah SWT," ujarnya.
Dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan
Pada kesempatan tersebut, Ir. H. Ali Akbar juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang telah memberikan hibah untuk perbaikan Masjid Jabal Nur. Tidak hanya itu, pemkot juga memberikan kontribusi berupa 150 kotak nasi untuk buka puasa bersama. "Terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Semoga kerja sama ini terus terjalin untuk kemajuan umat," tambahnya.
Rangkaian Acara yang Menyentuh Hati
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Qori Ustadz Muhammad Fuad SQ, yang membangun suasana khidmat dan penuh ketenangan. Selanjutnya, ceramah agama disampaikan oleh Ustadz Drs. H. Muhammad Darsum, yang mengingatkan pentingnya berbagi dan kepedulian sosial dalam Islam.
Momentum utama dalam acara ini adalah penyerahan santunan kepada 70 anak yatim dan 20 janda tua yang berasal dari lingkungan sekitar. Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka serta membawa kebahagiaan di tengah bulan Ramadhan.
Menguatkan Ukhuwah Islamiyah
Acara ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Selain mendapatkan santunan, para anak yatim dan janda tua juga merasakan kasih sayang dari masyarakat sekitar, yang menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi kehidupan.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kesejahteraan bagi semua pihak yang telah berkontribusi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di dalam masyarakat, sehingga semakin banyak yang merasakan manfaat dari kebersamaan di bulan suci ini.
Harapan untuk Masa Depan
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk semakin peduli terhadap sesama. Masjid Jabal Nur tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi umat. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, mari kita jadikan Ramadhan sebagai ajang untuk memperbanyak amal kebaikan, berbagi rezeki serta mempererat ukhuwah Islamiyah demi menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.
Semoga acara ini menjadi ladang pahala bagi semua yang terlibat dan semakin mengukuhkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang menguatkan rasa empati dan saling berbagi. Dengan demikian, kebersamaan dan kepedulian yang telah terjalin dalam acara ini akan terus membekas dan menjadi teladan bagi generasi mendatang.

